JUKNIS DAK FISIK BIDANG PENDIDIKAN MENURUT PERPRES NOMOR 5 TAHUN 2018

JUKNIS DAK FISIK BIDANG PENDIDIKAN MENURUT PERPRES NOMOR 5 TAHUN 2018

Perpres Nomor  5 Tahun 2018 (Juknis DAK Fisik)


Pemerintah telah menerbikan perubahan mengenai Petunjuk Teknis atau Juknis DAK Fisik yakni dengan menerbitkan Perpres Nomor  5 Tahun 2018. Disorientasi satu perubahan Itu Yaitu perubahan Juknis Dana Alokasi Eksklusif (DAK)  Fisik Bidang Pendidikan. Berikut ini Kutipan Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan sesuai Lampiran 1 Perpres Nomor 5 Tahun 2018 mengenai mengenai Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2016 mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Dana Alokasi Eksklusif (DAK) Fisik.  

1.1. Arah Kebijakan
Sesuai ketentuan Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional diatur bahwa satuan pendidikan formal dan nonformal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan kejiwaan peserta didik.
Selanjutnya, di Pasal 42 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 mengenai Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubahterakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 mewajibkan setiap satuan pendidikan mempunyai sarana dan prasarana pendidikan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur  dan berkelanjutan di rangka melonjakkan mutu pendidikan.

Upaya peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan melalui upaya pemenuhan standar sarana dan prasarana pendidikan  merupakan Disorientasi satu prioritas pembangunan nasional di bidang pendidikan, sehingga wajib mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjalankan tindakan nyata di rangka melaksanakan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar yang wajib diselenggarakan oleh Daerah.
1.2. Tujuan dan Sasaran DAK Fisik Bidang Pendidikan  sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan di Perpres Nomor  5 Tahun 2018
DAK Fisik Bidang Pendidikan  digunakan untuk mendanai kegiatan pendidikan yang merupakan urusan wajib Daerah sesuai prioritas nasional Bagaikan upaya pemenuhan standar sarana dan prasarana pendidikan untuk mencapai standar nasional pendidikan.

Tujuan kegiatan DAK Fisik Bidang Pendidikan Yaitu untuk pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di satuan pendidikan  formal dan nonformal di rangka melonjakkan akses dan mutu layanan  pendidikan.
Sasaran DAK Fisik Bidang Pendidikan diberikan kepada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah  daerah ataupun yang diselenggarakan oleh masyarakat, yang berbentuk:
1. Sekolah Dasar (SD);
2. Sekolah Menengah Pertama (SMP);
3. Sekolah Menengah Atas (SMA);
4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK);
5. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB)/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB)/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB)i Sekolah Luar Biasa (SLB); dan/atau
6. Sanggar Kegiatan Berguru (SKB).
1.3. Ruang Lingkup Kegiatan sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan di Perpres Nomor  5 Tahun 2018
1.3.1. Menu Kegiatan
Jenis dan Kegiatan DAK Fisik Bidang Pendidikan terdiri:
1. DAK Subbidang Pendidikan SD sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan ( Perpres Nomor  5 Tahun 2018 )
a. Kegiatan DAK Reguler Subbidang Pendidikan SD meliputi:
1) Peningkatan prasarana pendidikan:
a) rehabilitasi ruang kelas, ruang perpustakaan, dan ruang guru  dengan tingkat kerusakan sedang atau berat beserta tanpa perabot;
b) jamban siswa dengan tingkat kerusakan sedang beserta sanitasinya atau tanpa sanitasinya;
c) pembangunan ruang kelas baru (RKB) berikut perabotnya dan/atau
d) pembangunan jamban siswa beserta sanitasinya.
2) Peningkatan sarana pendidikan, berupa pengadaan buku koleksi perpustakaan yang terdiri dari:
a) buku pengayaan;
b) buku referensi; dan
c) buku panduan pendidik
b. Kegiatan DAK Afirmasi Subbidang Pendidikan SD Yaitu untuk pembangunan rumah dinas guru bagus beserta perabot dan/atau tanpa perabot.
2. DAK Sub bidang Pendidikan SMP  sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan ( Perpres Nomor  5 Tahun 2018 )
a. Kegiatan DAK Reguler Sub bidang Pendidikan SMP meliputi:
1) Peningkatan prasarana pendidikan yang terdiri dari:
a) Rehabilitasi ruang Berguru SMP, ruang penunjang lainnya  ruang perpustakaan dan/atau ruang guru dengan tingkat kerusakan minimal sedang, bagus beserta perabotnya atau tanpa perabotnya;
b) Pembangunan ruang kelas baru (RKB) beserta perabotnya;
c) Pembangunan laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) beserta perabotnya;
d) Pembangunan ruang perpustakaan beserta perabotnya;
e) Pembangunan jamban siswa/guru beserta sanitasinya; dan/atau Rehabilitasi jamban siswa/guru dengan tingkat kerusakan minimal sedang, bagus beserta sanitasinya atau tanpa sanitasinya.
2l Peningkatan sarana pendidikan terdiri dari:
a) Pengadaan peralatan laboratorium dan alat peraga pendidikan;
b) Pengadaan media Pendidikan;
c) Pengadaan peralatan PJOK dan/atau seni budaya; dan/atau
d) Pengadaan buku koleksi perpustakaan sekolah’
b. Kegiatan DAK Afirmasi Subbidang Pendidikan SMP Yaitu untuk pembangunan rumah dinas guru bagus beserta perabot dan/atau tanpa perabot.
3. DAK Subbidang Pendidikan SMA sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan ( Perpres Nomor  5 Tahun 2018 )
a. Kegiatan DAK Reguler subbidang Pendidikan SMA meliputi:
1) Peningkatan prasarana pendidikan yang terdiri dari:
a) Rehabilitasi ruang Berguru dan/atau ruang penunjang lainnya dengan tingkat kerusakan minimal sedang, bagus beserta perabot atau tanpa Perabotnya;
b) Rehabilitasi jamban siswa/guru dengan tingkat kerusakan minimal sedang atau berat, bagus beserta sanitasinya atau tanpa sanitasinya;
c) Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) beserta perabotnya
2) Pembangunan ruang kelas baru (RKB) beserta perabotnya; dan/atau
3) Rehabilitasi jamban siswa/guru dengan tingkat kerusakan sedang atau berat, bagus beserta sanitasinya atau tanpa sanitasinya.
b. Peningkatan sarana pendidikan, terdiri dari:
1) Pengadaan peralatan pendidikan; dan/atau
2) Pengadaan media pendidikan.
4. DAK Subbidang Pendidikan SKB  sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan ( Perpres Nomor  5 Tahun 2018 )
Kegiatan DAK Reguler Subbidang Pendidikan SKB meiiputi:
a. Peningkatan prasarana pendidikan, terdiri dari;
1) Rehabilitasi/renovasi ruang kelas ruang praktik/bengkel kerja,dan/atau ruang penunjang lainnya, bagus beserta perabot atau tanpa perabotnya;
2l Pembangunan ruang kelas baru dan/atau ruang praktik/bengkel kerja baru, bagus beserta perabot atau tanpa  perabotnya; dan/atau
3) Rehabilitasi jamban beserta sanitasinya.
b. Peningkatan sarana pendidikan berupa pengadaan koleksi perpustakaan berupa buku pengayaan, buku referensi dan buku panduan pendidik untuk Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.
1.3.2. Kriteria Lokasi Prioritas sesuai Juknis DAK Fisik Bidang Pendidikan ( Perpres Nomor  5 Tahun 2018)
Satuan pendidikan yang menerima DAK Fisik Bidang Pendidikan wajib Bagaikan berikut:
1. Kriteria Generik
a. Masih beroperasi;
b. mempunyai nomor inti sekolah nasional (NPSN);
c. Bangunan berada di atas Tanah yang tak bermasalah/tak di sengketa;
d. Bangunan berada di atas tanah yang hak atas tanahnya:
1) atas nama Pemerintah Daerah/UPTD untuk satuan pendidikannegeri;
2) atas nama Yayasan atau Badan Hukum yang bersifat nirlaba untuk satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat;
3) Eksklusif untuk Provinsi Papua/Papua Barat hak atas tanah Bisa berbentuk lain yang dibuktikan dengan surat pernyataan Divestasi hak atas tanah adat oleh pejabat yang berwenang;
e. Belum memenuhi standar sarana dan/atau prasarana pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan;
f.  mempunyai kepata satuan pendidikan yang definitif dibuktikan dengan surat keputusan dari pejabat yang berwenang atau badan penyelenggara pendidikan, dan Eksklusif untuk satuan pendidikan yang dikelola oleh masyarakat, kepala satuan pendidikan tak boleh dirangkap oleh pembina / pengurus / pengawas yayasan / badan hukum;
g. mempunyai Komite Sekolah, yang ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Sekolah, kecuali untuk SKB;
h. mempunyai rekening bank atas nama satuan pendidikan penerima;
i.  tak menerima dukungan Sesuai dari sumber dana lainnya (APBN dan/atau APBD) di tahun anggaran yang Serupa;
j. Diprioritaskan untuk satuan pendidikan mempunyai potensi berkembang dan di tiga lahun terakhir mempunyai kecenderungan jumlah peserta didik stabil atau meningkat, kecuali di keadaan darurat dan/atau musibah seperti terdampak karena huru hara, kebakaran atau Bala alam;
k. Untuk SD/SMP/SMA/SMK dan SDLB/SMPLB/SMALB/SLB telah mengisi Data inti Pendidikan di sistem pendataan online yang dikembangkan oleh Kemendikbud di laman Bagaikan berikut: http: // dapo. dikdasmen. kemdikbud. go. id; dan
l.  Untuk SKB telah mengisi Data inti Pendidikan di system pendataan online yang dikembangkan oleh Kemendikbud di laman http: //dapo.paud-dikmas.kemdikbud.go.id.
2. Kriteria Eksklusif
a. DAK Subbidang Pendidikan SD
1) DAK Fisik Reguler Subbidang Pendidikan SD
Kriteria satuan pendidikan penerima Disorientasi satu atau lebih dukungan peningkatan prasarana dan/atau sarana pendidikan SD:
a) SD penerima kegiatan peningkatan prasarana:
(1) Rehabilitasi ruang kelas bagus beserta perabot ataupun tanpa perabotnya:
(a) Kondisi fisik ruang kelas rusak sedang, dengan tingkatkerusakan lebih besar dari 30% hingga dengan 45%;dan/atau
(b) Kondisi fisik ruang kelas rusak berat, dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 45% hingga dengan 65%;
(c) di hal ruang kelas mendapatkan kerusakan lebih dari 65%, maka Bisa dilakukan pembangunan kembali di bentuk ruang baru dengan alokasi dana sebesar biaya pembangunan ruang kelas baru.
(2) Rehabilitasi ruang perpustakaan bagus beserta perabot atau tanpa perabotnya:
(a) Kondisi fisik ruang perpustakaan rusak sedang, dengan tingkat kerusakan lebih dari 30% hingga dengan 45%; atau
(b) Kondisi lisik ruang perpustakaan rusak berat, Yaitu tingkat kerusakan lebih dari % hingga dengan 65%.
(3) Rehabilitasi ruang guru bagus beserta perabot atau tanpa perabotnya:
(a) Kondisi fisik ruang guru rusak sedang, dengan tingkat kerusakan lebih dari 30% hingga dengan 45%; atau
(b) Kondisi fisik ruang guru rusak berat, dengan tingkat kerusakan lebih dari 4% hingga dengan 65%.
(4) Rehabilitasi jamban siswa bagus beserta sanitasi atau tanpa sanitasinya:
(a) Kondisi fisik  jamban siswa rusak sedang, dengan tingkat kerusakan lebih dari 30% hingga dengan 45%; dan/atau
(b) Kondisi fisik jamban siswa rusak berat, dengan tingkat kerusakan lebih dari 45% hingga dengan 65%.
(5) Pembangunan ruang kelas baru (RKB) berikut perabotnya:
(a) Jumlah rombongan Berguru melebihi jumlah ruang kelas yang ada; dan
(b) mempunyai Tanah yang luasnya minimal 72 m2 (ilustrasi 8m x 9m) dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga atau untuk sekolah yang mempunyai Tanah terbatas. Apabila sekolah tak mempunyai Tanah yang cukup maka pembangunan Bisa dibangun bertingkat dengan ketentuan konstruksi bangunan bertingkat direncanakan yang tak lebih dari 2 lantai, dengan syarat struktur bangunan di lantai satu memenuhi standar untuk Bisa menumpu atau dibangun ruang di atasnya.
(c) Apabila diperlukan penambahan struktur bangunan di lantai satu supaya Bisa menumpu atau dibangun ruang di atasnya maka Bisa diperhitungkan rencanapembangunan ruang.
(6) Pembangunan jamban  siswa berikut sanitasinya:
(a) Belum mempunyai jamban yang memadai;
(b) mempunyai Tanah yang luasnya minimal 28 m2 (ilustrasi 7m x 4m) untuk 1 paket pembangunan jamban dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga.
b) SD penerima koleksi perpustakaan sekolah:
(1) mempunyai ruang perpustakaan dan/atau sudut baca; dan
(2) Belum mempunyai jenis dan jumlah koleksi perpustakaan yang memenuhi standar sarana perpustakaan.
2) DAK Fisik Afirmasi Subbidang Pendidikan SD
Kriteria sutuan pendidikan penerima dukungan pembangunan ruang dinas guru, Yaitu:
a) Sekolah berada di lokasi kecamatan prioritas 3T, perbatasan dan transmigrasi sesuai dengan yang ditetapkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Kementerian di Negeri;
b) Belum mempunyai rumah dinas atau rumah dinas yang tersedia tak memadai/darurat serta tak sesuai dengan pembakuan bangunan; dan
c) mempunyai Tanah yang luasnya minimal 54 m2 (ilustrasi 9m x 6m) dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga.
b. DAK Subbidang Pendidikan SMP
1) DAK Fisik Reguler Subbidang Pendidikan SMP
Kriteria Satuan Pendidikan Penerima DAK Fisik Reguler SMP, Yaitu:
a) SMP penerima Peningkatan Prasarana:
(1) Rehabilitasi ruang Berguru SMP, ruang penunjang lainnya, ruang perpustakaan dan/atau ruang guru dengan tingkat kerusakan minimal sedang, bagus beserta perabot atau tanpa perabot:
(a) Kondisi fisik ruang Berguru rusak dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30%;
(b) Ruang Berguru yang dimaksud Yaitu ruang kelas, ruang laboratorium IPA, laboratorium komputer dan/atau laboratorium bahasa;
(c) Kondisi lisik ruang penunjang lainnya rusak dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30%;
(d) Ruang penunjang lainnya yang dimaksud Yaitu ruang ketrampitan dan/atau ruang serbaguna yang digunakan untuk aktifitas siswa;
(e) Kondisi fisik ruang perpustakaan rusak dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30%;
(f) Kondisi fisik ruang guru rusak dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30%; dan/atau
(g) Ruang guru yang dimaksud Yaitu ruang  guru dan/atau ruang guru yang sekaligus Bagaikan kantor.
(2) Pembangunan ruang kelas baru (RKB) berikut perabotnya:
(a)Sekolah yang mempunyai siswa melebihi daya tampung, dengan perhitungan daya tampung satu kelas untuk 32 siswa, (ruang lain yang digunakan Bagaikan ruang kelas tak dihitung);
(b) mempunyai Tanah yang luasnya cukup untuk dibangun,dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga; dan
(c) bila sekolah tak mempunyai Tanah  yang cukup  maka pembangunan Bisa dibangun bertingkat dengan ketentuan konstrulisi bangunan bertingkat direncanakan yang tak lebih dari 2 lantai, dengan syarat struktur bangunan di lantai satu memenuhi standar untuk Bisa menumpu atau dibangun ruang di atasnya.
(3) Pembangunan ruang laboratorium  IPA berikut perabotnya:
(a) Sekolah yang belum mempunyai laboratorium IPA atau mempunyai iaboratorium IPA yang tak memadai/ darurat dan tak sesuai dengan pembakuan bangunan dan perabot sekolah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
(b) mempunyai Tanah yang luasnya cukup untuk dibangun, dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga; dan
(c) bila sekolah tak mempunyai Tanah yang cukup maka pembangunan Bisa dibangun bertingkat dengan ketentuan konstruksi bangunan bertingkat direncanakan yang tak lebih dari 2 lantai, dengan syarat struktur bangunan di lantai satu memenuhi standar untuk Bisa menumpu atau dibangun ruang di atasnya.
(4) Pembangunan ruang perpustakaan berikut perabotnya
(a) Sekolah yang belum mempunyai ruang perpustakaan atau memitiki ruang  perpustakaan yang  tak memadai/darurat dan tak sesuai dengan pembakuan bangunan dan perabot sekolah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
(b) mempunyai Tanah yang luasnya cukup untuk dibangun, dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga; dan
(c) bila sekolah tak mempunyai Tanah yang cukup maka pembangunan Bisa dibangun bertingkat dengan ketentuan konstruksi bangunan bertingkat direncanakan yang tak lebih dari 2 lantai, dengan syarat struktur bangunan di lantai satu memenuhi standar untuk Bisa menumpu atau dibangun ruang di atasnya.
(5) Pembangunan jamban siswa/guru beserta sanitasinya.
(a) Sekolah yang belum mempunyai jamban siswa/guru atau mempunyai jamban  siswa/guru yang tak memadai/ darurat dan tak sesuai dengan pembakuan bangunan dan perabot sekolah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan
(b) mempunyai Tanah yang luasnya cukup untuk dibangun, dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan  upacara atau lapangan olah raga.
(6) Rehabilitasi jamban siswa/guru dengan tingkat kerusakan minimal sedang, bagus beserta sanitasinya atau tanpa sanitasinya.
(a) Kondisi fisik jamban siswa kerusakan lebih besar dari 30%; rusak dengan tingkat dan/atau
(b) Kondisi fisik jamban guru rusak dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30%.
b) SMP penerima peningkatan sarana:
(1) Peralatan laboratorium dan alat peraga pendidikan Jenis pilihan peralatan ini mempunyai 5 pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan, Yaitu:
(a) Peralatan IPS, Yaitu diperuntukan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai peralatan IPS atau jumlah peralatan yang dimiliki Anemia dari kebutuhan;
(b) Peralatan matematika, Yaitu diperuntukan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai peralatan matematika atau jumlah peralatan yang dimiliki Anemia dari kebutuhan;
(c) Peralatan laboratorium  IPA Fisika Yaitu diperuntukan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai alat Itu atau jumlah  alat yang dimiliki Anemia dari kebutuhan, serta sekolah Itu mempunyai ruang laboratorium IPA Fisika;
(d) Peralatan laboratorium IPA Biologi Yaitu diperuntukan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai alat Itu atau jumlah alat yang dimiliki Anemia dari kebutuhan, serta sekolah Itu mempunyai ruang laboratorium IPA Biologi;
(e) Peralatan laboratorium komputer, Yaitu diperuntukanbagi sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai peralatan Itu, serta sekolah Itu mempunyai ruang untuk digunakan Bagaikan laboratorium komputer.
(2) Media Pendidikan, diperuntukan untuk sekolah yang mempunyai ruang kelas yang memadai dan belum mempunyai sarana media pendidikan atau jenis  dan jumlah media pendidikan yang dimiliki Anemia dari kebutuhan.
(3) Peralatan sarana PJOK dan seni budaya Jenis pilihan peralatan ini mempunyai 2 pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan, Yaitu:
(a) Peralatan pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan (PJOK), Yaitu diperuntukan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai peralatan olah raga atau jumlah peralatan yang dimiliki Anemia dari kebutuhan.
(b)Peralatan seni budaya, Yaitu diperuntukan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai peralatan seni budaya atau jumlah peralatan yang dimiliki Anemia dari kebutuhan.
(4) Buku koleksi perpustakaan sekolah
(a) Diperuntukan untuk sekolah yang telah mempunyai ruang perpustakaan yang memadai
(b)Belum mempunyai koleksi perpustakaan atau jenis dan jumlah  yang dimiliki belum memenuhi standar sarana perpustakaan.
2) DAK Fisik Afirmasi Subbidang Pendidikan SMP
Kriteria satuan pendidikan penerima dukungan pembangunan ruang dinas, Yaitu:
a) Sekolah berada didaerah sasaran afirmasi guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang focus di lokasi prioritas (kecamatan) di Kab/Kota yang termasuk kategori daerah perbatasan, kepulauan, tertinggal, dan transmigrasi;
b) Belum mempunyai rumah dinas atau mempunyai ruang rumah dinas yang tak memadai/darurat dan tak sesuai dengan pembakuan bangunan; dan
c) mempunyai Tanah yang luasnya cukup untuk dibangun, dengan ketentuan pemakaian Tanah Itu tak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga.
Selanjutnya untuk Kriteria Penerima DAK Fisik Untuk Subbidang Pendidikan SMA, Subbidang Pendidikan SMK, Subbidang Pendidikan SLB, Subbidang Pendidikan SKB silahkan baca selengkapnya lampiran 1 Perpres Nomor 5 Tahun 2018 mengenai mengenai Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2016 mengenai Petunjuk Teknis (Jukni) Dana Alokasi Eksklusif (DAK) Fisik.


Advertisement
Link Download Perpres Nomor  5 Tahun 2018 mengenai mengenai Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2016 mengenai Petunjuk Teknis Dana Alokasi Eksklusif (DAK) Fisik
Download Prepres No 5 Tahun 2018 disni
Download Lampiran 1 Prepres No 5 Tahun 2018 disini
Download Lampiran 2 Prepres No 5 Tahun 2018 disini
Download Lampiran 3 Prepres No 5 Tahun 2018 disini
Demikian info mengenai Perpres Nomor  5 Tahun 2018 mengenai mengenai Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2016 mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Dana Alokasi Eksklusif (DAK) Fisik.  semoga bermanfaat.


Baca juga  Lowongan Kerja Astra Insurance - Fresh Graduate, S1 / S2 Semua Jurusan - Agustus 2015

= Baca Juga =



Source link : JUKNIS DAK FISIK BIDANG PENDIDIKAN MENURUT PERPRES NOMOR 5 TAHUN 2018

JUKNIS DAK FISIK BIDANG PENDIDIKAN MENURUT PERPRES NOMOR 5 TAHUN 2018 | admin | 4.5