PERMENDIKBUD NOMOR 15 TAHUN 2018 mengenai PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS SEKOLAH

PERMENDIKBUD NOMOR 15 TAHUN 2018 mengenai PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS SEKOLAH

Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Permendikbud ini diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 15 ayat (8), Pasal 52  ayat  (3),  Pasal  53,  dan  Pasal  54  ayat  (4) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 mengenai Guru sebagaimana telah  diubah  dengan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  19  Tahun 2017 mengenai Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun  2008  mengenai  Guru.

Berdasarkan Pasal 2 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah dinyatakan 1)  Guru,  Kepala  Sekolah,  dan  Pengawas  Sekolah melaksanakan beban kerja selama 40 (empat puluh) jam di 1 (satu) minggu di satuan administrasi pangkal. 2)  Beban kerja selama 40 (empat puluh) jam di 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud di ayat (1) terdiri atas 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif dan 2,5 (dua koma lima) jam istirahat.
Berdasarkan Pasal 3 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah dinyatakan bahwa  Aplikasi  beban  kerja  selama 37,5  (tiga  puluh  tujuh koma lima) jam kerja efektif untuk Guru mencakup kegiatan inti:
a.  merencanakan pembelajaran atau pembimbingan;
b.  melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan;
c.  menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan;
d.  membimbing dan melatih peserta didik; dan
e.  melaksanakan  tugas  tambahan  yang  Inheren  di Aplikasi  kegiatan  inti  sesuai  dengan Beban Kerja Guru.
Adapun pemenuhan beban kerja Bisa dilaksanakan  di  kegiatan  intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Pasal 4 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Merencanakan  pembelajaran  atau  pembimbingan sebagaimana  dimaksud di  Pasal  3 ayat  (1)  huruf  a meliputi: 
a.  pengkajian kurikulum  dan  silabus  pembelajaran/ pembimbingan/program  kebutuhan  Eksklusif  di satuan pendidikan; 
b.  pengkajian program tahunan dan semester; dan
c.  pembuatan  rencana  Aplikasi pembelajaran/pembimbingan sesuai  standar  proses atau rencana Aplikasi pembimbingan.
(2)  Melaksanakan  pembelajaran  atau  pembimbingan sebagaimana  dimaksud di  Pasal  3 ayat  (1)  huruf  b merupakan Aplikasi  dari  Rencana  Aplikasi Pembelajaran  (RPP)/Rencana  Aplikasi  Layanan (RPL)/Rencana Aplikasi Bimbingan (RPB).
(3)  Aplikasi  pembelajaran  sebagaimana  dimaksud  di ayat (2) dipenuhi paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam Tatap  Muka per  minggu dan  paling  banyak  40  (empat puluh) jam Tatap Muka per minggu.
(4)  Aplikasi pembimbingan sebagaimana dimaksud di ayat (2) dipenuhi oleh Guru Bimbingan dan Konseling atau Guru  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  dengan membimbing paling sedikit 5 (lima) rombongan Berguru per tahun.
(5)  Menilai  hasil  pembelajaran  atau  pembimbingan sebagaimana  dimaksud di  Pasal  3 ayat  (1)  huruf  c merupakan  proses  pengumpulan  dan  pengolahan informasi  untuk  mengukur  pencapaian  hasil  Berguru peserta  didik  di  aspek  sikap,  pengetahuan,  dan keterampilan. 
(6)  Membimbing  dan  melatih  peserta  didik  sebagaimana dimaksud di Pasal 3 ayat (1) huruf d Bisa dilakukan melalui  kegiatan  kokurikuler  dan/atau  kegiatan ekstrakurikuler. 
(7)  Tugas  tambahan  yang  Inheren  di  Aplikasi  tugas inti  sesuai  dengan beban  kerja Guru  sebagaimana dimaksud di Pasal 3 ayat (1) huruf e meliputi:
a.  wakil kepala satuan pendidikan;
b.  ketua program keahlian satuan pendidikan;
c.  kepala perpustakaan satuan pendidikan;
d.  kepala  laboratorium,  bengkel,  atau  unit  Pembuatan/ teaching factory satuan pendidikan;
e.  pembimbing  Eksklusif  di  satuan  pendidikan  yang menyelenggarakan  pendidikan  inklusif  atau pendidikan terpadu; atau
f.  tugas tambahan selain sebagaimana dimaksud di huruf a hingga dengan huruf e yang terkait dengan pendidikan di satuan pendidikan.
(8)  Tugas  tambahan  sebagaimana  dimaksud  di  ayat  (7) huruf a hingga dengan huruf e dilaksanakan di satuan administrasi pangkalnya.
Pasal 5 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Tugas tambahan  sebagaimana  dimaksud  di  Pasal  4 ayat (7) huruf a hingga dengan huruf d diekuivalensikan dengan 12  (dua  belas)  jam Tatap  Muka per  minggu untuk Guru mata pelajaran atau pembimbingan terhadap 3 (tiga) rombongan  Berguru per  tahun untuk Guru  Bimbingan  dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk  pemenuhan beban  kerja di melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (3) dan ayat (4).
(2)  Tugas  tambahan  sebagaimana  dimaksud di  Pasal  4 ayat  (7)  huruf  e  diekuivalensikan  dengan  6 (enam)  jam Tatap  Muka per  minggu untuk  Guru  pendidikan  Eksklusif untuk  pemenuhan beban  kerja di melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (3) dan ayat (4). 
Pasal 6 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Tugas tambahan lain sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (7) huruf f meliputi:
a.  wali kelas;
b.  pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS);
c.  pembina ekstrakurikuler;
d.  koordinator  Pengembangan  Keprofesian Berkelanjutan  (PKB)/Evaluasi  Kinerja  Guru  (PKG) atau  koordinator  Bursa  Kerja  Eksklusif  (BKK)  di SMK; 
e.  Guru piket;
f.  ketua  Forum  Sertifikasi  Profesi  Pihak  Pertama (LSP-P1);
g.  penilai kinerja Guru; 
h.  pengurus organisasi/asosiasi profesi Guru; dan/atau
i.  tutor  di  pendidikan  jarak  jauh pendidikan  dasar dan pendidikan menengah.
(2)  Tugas tambahan lain sebagaimana dimaksud di ayat (1) huruf a hingga dengan huruf g dilaksanakan di satuan administrasi pangkalnya. 
(3)  Tugas tambahan lain sebagaimana dimaksud di ayat (1) huruf  i  Bisa  dihitung  Bagaikan  pemenuhan  jam  Tatap Muka  sesuai  dengan  ketentuan  peraturan  perundang-undangan. 
(4)  Tugas tambahan lain sebagaimana dimaksud di ayat (1) Bisa diekuivalensikan  dengan cara  kumulatif dengan paling banyak 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu untuk Guru mata pelajaran.
(5)  Aplikasi 2  (dua)  atau  lebih  tugas  tambahan  lain sebagaimana  dimaksud  di  ayat  (1)  oleh  Guru Bimbingan dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan  Komunikasi  Bisa  diekuivalensikan  dengan Aplikasi  pembimbingan terhadap 1 (satu) rombongan Berguru per tahun.
(6)  Rincian  ekuivalensi  tugas  tambahan  lain  sebagaimana dimaksud  di  ayat  (1) huruf  a  hingga  dengan  huruf  h tercantum di Lampiran I yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(7)  Guru yang  mendapat tugas  tambahan  lain  sebagaimana dimaksud  di  ayat  (1)  wajib  memenuhi Aplikasi pembelajaran jam  tatap  muka  paling  sedikit  18  (delapan belas)  jam  Tatap  Muka  per  minggu untuk  Guru  mata pelajaran  atau  paling sedikit  membimbing 4  (empat) rombongan  Berguru per  tahun untuk Guru  Bimbingan  dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi di satuan administrasi pangkalnya.
(8)  di  hal  Guru mata  pelajaran tak  Bisa  memenuhi kewajiban  pembelajaran  sebagaimana  dimaksud  di ayat  (7), Guru yang  bersangkutan Bisa melaksanakan pembelajaran di satuan pendidikan lain di 1 (satu) zona yang ditetapkan oleh Dinas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(9)  Guru mata pelajaran sebagaimana dimaksud di ayat (8) melaksanakan  kewajiban  Aplikasi  pembelajaran paling sedikit 12 (dua belas) jam Tatap Muka per minggu di satuan administrasi pangkalnya dan paling banyak 6  (enam)  jam  Tatap  Muka  per  minggu  di  satuan pendidikan  sesuai dengan zona  yang  ditetapkan  oleh Dinas.
Pasal 7 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Guru  yang  melaksanakan  tugas  tambahan  sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (7) huruf a hingga dengan huruf  e juga Bisa  melaksanakan  tugas  tambahan  lain sebagaimana dimaksud di Pasal 6 ayat (1). 
(2)  Aplikasi tugas tambahan lain sebagaimana dimaksud di  ayat  (1)  tak  diperhitungkan  Bagaikan  pengganti pemenuhan  Aplikasi  pembelajaran  atau pembimbingan sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (3)  dan  ayat  (4)  namun  diperhitungkan  Bagaikan pemenuhan  beban  kerja  selama 37,5  (tiga  puluh  tujuh koma lima) jam kerja efektif sebagaimana dimaksud di Pasal 2 ayat (2).
Pasal 8 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Kepala  Sekolah  menetapkan  Guru  yang  melaksanakan tugas tambahan  sebagaimana  dimaksud  di Pasal  4 ayat (7).
(2)  Penetapan Guru  yang  melaksanakan tugas  tambahan sebagaimana dimaksud di ayat (1) dilaksanakan dengan mempertimbangkan  perhitungan  kebutuhan  guru berdasarkan struktur  kurikulum dan  jumlah  rombongan Berguru  sesuai  dengan  ketentuan  peraturan perundang-undangan.
(3)  Apabila  Seusai  dilakukan  perhitungan  kebutuhan  Guru sebagaimana dimaksud di ayat (2) masih terdapat Guru yang  tak  Bisa  memenuhi  Aplikasi  pembelajaran atau pembimbingan sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (3) dan ayat (4) atau terdapat kekurangan guru, maka Kepala  Sekolah  wajib  melaporkan  kepada  Dinas  sesuai dengan kewenangannya.
(4)  Dinas  yang  telah  menerima  laporan  dari  Kepala  Sekolah sebagaimana  dimaksud  di  ayat  (3)  wajib  menjalankan penataan dan pemerataan Guru sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 9 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Beban  Kerja  Kepala  Sekolah  sepenuhnya  untuk melaksanakan tugas:
a.  manajerial;
b.  pengembangan kewirausahaan; dan
c.  supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan.
(2)  Beban kerja Kepala Sekolah sebagaimana dimaksud di ayat (1) ekuivalen dengan Aplikasi pembelajaran atau pembimbingan sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (3) dan ayat (4) yang merupakan bagian dari pemenuhan beban kerja selama 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif sebagaimana dimaksud di Pasal 2.
(3)  Rincian  ekuvalensi  beban  kerja  kepala  sekolah sebagaimana  dimaksud di  ayat (2) tercantum  di Lampiran II  yang  merupakan  bagian  tak  terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(4)  Kepala Sekolah Bisa melaksanakan tugas pembelajaran atau  pembimbingan  apabila terdapat  Guru  yang  tak melaksanakan  tugas  pembelajaran  atau  pembimbingan di karenakan alasan Eksklusif yang bersifat sementara atau tetap atau  belum  tersedia  Guru  yang  mengampu  di  mata pelajaran atau kelas Eksklusif.
Pasal 10 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Beban  Kerja Pengawas  Sekolah sebagaimana  dimaksud di  Pasal  2 di melaksanakan tugas  pengawasan, pembimbingan, dan pelatihan profesional terhadap Guru ekuivalen  dengan  Aplikasi  pembelajaran  atau pembimbingan sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (3) dan ayat (4).
(2)  Selain melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di ayat  (1),  Pengawas  Sekolah  juga  merencanakan, mengevaluasi,  dan  melaporkan  hasil  Aplikasi pembinaan,  pemantauan, Evaluasi,  dan  pembimbingan terhadap Guru dan Kepala Sekolah di sekolah binaannya di  pemenuhan beban kerja selama  37,5  (tiga  puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif sebagaimana dimaksud di Pasal 2.
(3)  Rincian  ekuvalensi  beban  kerja  pengawas  sekolah sebagaimana  dimaksud  di  ayat  (1)  dan  ayat  (2) tercantum  di  Lampiran  III  yang  merupakan  bagian tak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 11 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Guru,  Kepala  Sekolah,  dan  Pengawas  Sekolah  wajib melaksanakan  kegiatan  PKB  untuk  pengembangan kapasitas Bagaikan  Guru,  Kepala  Sekolah,  atau  Pengawas Sekolah.
(2)  Kegiatan PKB  sebagaimana  dimaksud  di  ayat  (1) dilakukan Bagaikan  pemenuhan beban kerja selama  37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja efektif sebagaimana dimaksud di Pasal 2.
(3)  Kegiatan PKB sebagaimana dimaksud di ayat (1) Bisa dilaksanakan  di  sekolah  atau  di  luar  sekolah  sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 12 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Guru  Bisa  diberi  tugas  kedinasan/penugasan  terkait tugas  dan  kewenangannya  di bidang  pendidikan oleh Dinas, Kepala Sekolah, atau yayasan.
(2)  Tugas  kedinasan/penugasan  di  bidang  pendidikan sebagaimana  dimaksud  di  ayat  (1)  diakui  Bagaikan bagian  dari pemenuhan  beban  kerja selama  37,5  (tiga puluh  tujuh  koma  lima)  jam  kerja  efektif  sebagaimana dimaksud di Pasal 2.
Pasal 13 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan:
(1)  Pemenuhan paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam Tatap Muka  per  minggu  di  Aplikasi  pembelajaran sebagaimana  dimaksud  di  Pasal  4  ayat  (3)  Bisa dikecualikan untuk:
a.  Guru tak  Bisa  memenuhi  ketentuan  minimal  24 (dua  puluh  empat)  jam  Tatap  Muka  per  minggu, berdasarkan struktur kurikulum;
b.  Guru pendidikan Eksklusif; 
c.  Guru pendidikan layanan Eksklusif; dan 
d.  Guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
(2)  Pemenuhan Aplikasi  pembimbingan  paling  sedikit terhadap 5  (lima)  rombongan  Berguru per  tahun di Aplikasi  pembimbingan oleh Guru  Bimbingan  dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagaimana  dimaksud  di  Pasal  4  ayat  (4)  Bisa dikecualikan di hal jumlah rombongan Berguru di satuan pendidikan Anemia dari 5 (lima) rombongan Berguru.
Pasal 14 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan Ketentuan beban  kerja untuk  Guru,  Kepala  Sekolah,  dan Pengawas  Sekolah  Berawal Dari  dilaksanakan  di  tahun  ajaran 2018/2019. 
Pasal 15 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan: Ketentuan  lebih  lanjut  mengenai Aplikasi  pemenuhan beban  kerja  guru,  kepala  sekolah, dan  pengawas  sekolah, diatur  di  petunjuk  teknis  yang  ditetapkan  oleh  Direktur Jenderal yang bertanggung jawab di pembinaan guru dan tenaga  kependidikan  Kementerian  Pendidikan  dan Kebudayaan.
Pasal 16 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan: di  di  Peraturan  Menteri  ini  Berawal Dari  berlaku,  Peraturan Menteri  Pendidikan  Nasional Nomor  39  Tahun  2009  mengenai Pemenuhan  Beban  Kerja  Guru  dan  Pengawas  Satuan Pendidikan  sebagaimana  telah  diubah  dengan  Peraturan Menteri  Pendidikan  Nasional Nomor 30 Tahun  2011 mengenai Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39  Tahun  2009  mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru  dan Pengawas Satuan  Pendidikan, dicabut  dan  dinyatakan  tak berlaku.
 
Pasal 17 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyatakan Peraturan  Menteri  ini  Berawal Dari  berlaku  di  tanggal diundangkan.
Link Download
Salinan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 —disini
Lampiran 1 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 —disini
Lampiran 2 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 —disini
Lampiran 3 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 —disini

Demikian info mengenai Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Semoga bermanfaat. Terima Afeksi.

BACA JUGA :
·          PERATURAN PEMERINTAH (PP) NOMOR 18 TAHUN 2018 mengenai PEMBERIAN GAJI KE-13 KEPADA PNS, TNI, POLRI, PEJABAT NEGARA, DAN PENERIMA PENSIUN ATAU TUNJANGAN TAHUN 2018 —-disini
·          PMK NOMOR  52/PMK.05/2018 mengenai JUKNIS PEMBERIAN GAJI KE-13 KEPADA PNS, TNI, POLRI, PEJABAT NEGARA, DAN PENERIMA PENSIUN ATAU TUNJANGAN TAHUN 2018 —DISINI
·          PERATURAN PEMERINTAH (PP) NOMOR 19 TAHUN 2018 mengenai PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA (THR) KEPADA PNS, TNI, POLRI,  PEJABAT NEGARA, PENERIMA PENSIUN, DAN PENERIMA TUNJANGAN—-disini
·          PMK NOMOR 54/PMK. 05/2018 mengenai JUKNIS PEMBERIAN THR untuk PNS, TNI, POLRI PEJABAT NEGARA, PENSIUNAN DAN PENERIMA TUNJANGAN TAHUN 2018 —DISINI
Baca juga  Lowongan Kerja di PT. Medialink International - Yogyakarta (Marketing Freelance, Marketing Online, Office Boy, SPV Restaurant, Cook, Tenaga Sablon Kertas)

======================


= Baca Juga =



Source link : PERMENDIKBUD NOMOR 15 TAHUN 2018 mengenai PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS SEKOLAH

Incoming search terms:

  • yayasan penyalur kerja wilayah cilengsi (1)
PERMENDIKBUD NOMOR 15 TAHUN 2018 mengenai PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU, KEPALA SEKOLAH, DAN PENGAWAS SEKOLAH | admin | 4.5